kembali

14 september 2026
PLTM Salu Noling Resmi Beroperasi Komersial, Kapasitas Terpasang Kencana Energy Bertambah 10 MW

Jakarta, September 2026 – PT Kencana Energi Lestari Tbk (“Kencana Energy”) kembali mencatatkan tonggak penting dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Salu Noling, yang dikembangkan dan dioperasikan oleh anak perusahaan, PT Tiara Tirta Energi (TTE), telah resmi mencapai Commercial Operation Date (COD) dan mulai beroperasi secara komersial sejak 13 Agustus 2026.

Dengan beroperasinya PLTM Salu Noling, Kencana Energy menambah 10 MW kapasitas pembangkit terpasang, sehingga total kapasitas terpasang Kencana Energy kini mencapai 65 MW.

Selain menambah kapasitas pembangkit, PLTM Salu Noling diproyeksikan memberikan tambahan produksi listrik sebesar 56,94 GWh per tahun dan diproyeksikan mampu memberikan tambahan revenue hingga 11% per tahun. Kehadiran pembangkit ini semakin memperkuat portofolio Kencana Energy dalam menyediakan energi listrik yang bersumber dari energi terbarukan sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia.

PLTM Salu Noling berlokasi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dan memanfaatkan potensi aliran Sungai Noling dengan konsep Run of River. Pembangkit ini memanfaatkan aliran air sungai secara langsung tanpa memerlukan waduk penampungan berskala besar.

Dengan kapasitas terpasang sebesar 10 MW, PLTM Salu Noling menjadi salah satu bagian penting dari ekspansi kapasitas pembangkit energi terbarukan Kencana Energy.

Beroperasinya PLTM Salu Noling secara komersial menandai keberhasilan Kencana Energy dalam menyelesaikan pengembangan salah satu proyek pembangkit energi terbarukannya sekaligus memperluas kontribusi Perseroan dalam penyediaan energi listrik berbasis energi terbarukan.

Dengan tambahan kapasitas 10MW menjadi 65 MW dan potensi produksi sebesar 56,94 GWh per tahun, Kencana Energy terus memperkuat komitmennya untuk mengembangkan portofolio pembangkit energi terbarukan yang andal dan berkelanjutan di Indonesia.

kembali